( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0

MICHAEL NILLES: ELEVASI POSISI TI JADI SUMBER INOVASI DI SCHINDLER

Senin, Oktober 19th 2015.
Michael Nilles Elevasi Posisi TI Jadi Sumber Inovasi di Schindler

Michael Nilles (tengah) saat menerima penghargaan Digital Business Innovation Award 2015 dari Handelsblatt, Capgemini, dan University of St. Gallen.

Jika sering berkunjung ke bandara, pusat perbelanjaan, dan gedung bertingkat, kemungkinan besar Anda pernah melihat nama Schindler.

Bersama tiga perusahaan lainnya–Otis, Kone, dan ThyssenKrupp, Schindler adalah perusahaan empat besar di dunia dalam memproduksi eskalator dan elevator. Didirikan di Swiss pada tahun 1874, perusahaan ini telah beroperasi di lebih dari seratus negara. Tidak berlebihan jika mereka mengklaim pada slogannya, “Kami memindahkan satu miliar orang setiap hari”.

Pada tahun 2017, pasar global untuk elevator dan eskalator diperkirakan akan mencapai angka US$111 miliar. Guna memperoleh pangsa yang dominan, para produsen harus bersaing dalam membuat mesin-mesin yang lebih modern, canggih, serta cerdas. Bukan hanya untuk menjalankan fungsinya sebagai pengangkut dan pemindah orang, melainkan juga dalam melakukan perawatan diri secara proaktif.

Untuk mewujudkan kedua hal itu, Schindler meyakini bahwa transformasi digital adalah solusinya. Pada tahun 2009, Michael Nilles direkrut untuk mengemban tugas berat tersebut. Pemegang gelar Master dari University of Cologne ini sebelumnya bekerja selaku CIO di perusahaan manufaktur besar, seperti Schaeffler dan Bosch Rexroth, dan juga SAP.

“Digitalisasi merupakan sesuatu yang memberi dampak pada lini operasional maupun bisnis Schindler. Awalnya, dampak terbesar dirasakan di lini operasional, tapi dampak selanjutnya semakin penting dalam menumbuhkan lini bisnis kami,” ujar Nilles seperti dikutip dari CIO.com. “Investasi besar yang kami keluarkan akhirnya terbayar lunas,” imbuhnya.

Proses transformasi digital yang dilakukan Schindler dalam enam tahun terakhir memang memerlukan biaya yang tidak sedikit. Terlebih lagi, Nilles memutuskan untuk melakukan perubahan dalam tiga fase.

Fase pertama ia sebut dengan IT rationalization yang mencakup standardisasi infrastruktur TI perusahaan secara global dan memensiunkan sistem terdahulu (legacy system). Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi kerja dari sekitar 54 ribu karyawan Schindler di seluruh dunia.

Fase kedua dilabeli SHAPE (Schindler Harmonized Applications for Process Excellence) yang berfokus pada integrasi dan sinkronisasi aplikasi dan proses bisnis global. Fase ini berpengaruh pada berbagai divisi, mulai dari keuangan, rantai pasokan (supply chain), hingga manajemen pelayanan.

“Proyek ini adalah perjalanan panjang dan melelahkan. Kami harus melewati beberapa fase pembelajaran. Inilah langkah sesungguhnya dari transformasi bisnis dan manajemen perubahan (change management). Kami harus melatih orang, melakukan adaptasi organisasional, supaya orang bisa menggunakan solusi-solusi baru,” ungkap Nilles.

Memanfaatkan Data

Michael Nilles Elevasi Posisi TI Jadi Sumber Inovasi di Schindler 2

“Digitalisasi merupakan sesuatu yang memberi dampak pada lini operasional maupun bisnis Schindler,” ujar Michael Nilles.

Setelah menuntaskan dua fase mendasar, Nilles tidak lantas berpuas diri. Menurutnya, perubahan teknologi yang dilakukan masih bisa ditiru oleh perusahaan mana pun yang mau berinvestasi besar-besaran. Atas dasar itulah, Nilles mencetuskan fase ketiga yang disebut sebagai leading-edge digital business.

Pada dasarnya, Schindler telah melengkapi setiap produknya dengan sejumlah sensor dan alat kontrol elektronik yang berfungsi untuk mengumpulkan data-data tentang kondisi aktual elevator dan eskalator. Tapi, data itu masih disimpan secara lokal di mesin tempatnya terpasang.

Nilles ingin memanfaatkan data-data itu untuk merancang sebuah sistem kendali yang dapat membantu para teknisi dalam melakukan perbaikan dan pemeliharaan mesin. Dengan menggabungkan konsep big data dan internet of things, Nilles kemudian meluncurkan “closed-loop service platform”. Platform ini mampu menampilkan informasi real-time mengenai kondisi mesin kepada pihak manajemen, teknisi, maupun pelanggan Schindler.

Secara garis besar, platform ini mengumpulkan rata-rata 200 juta data per hari dari sensor-sensor di setiap mesin Schindler ke back-end system. Lalu, data dianalisis menggunakan analytics engine untuk menentukan apakah mesin dalam kondisi sehat, perlu perbaikan/perawatan, ataupun masalah lainnya. Jika terdapat masalah, sistem akan otomatis memberi peringatan kepada teknisi untuk segera melakukan tindakan.

Dengan demikian, pihak Schindler bisa mengetahui dan merespons masalah lebih awal sebelum pelanggan menyadarinya. Bermodal kemampuan machine-learning dan predictive analytics di dalamnya, platform ini bahkan mampu memperkirakan potensi masalah di masa depan.

“Data-data ini tidak akan bermakna kalau kami tidak menerapkan business rule dan algoritma machine-learning di dalamnya. Inilah keunggulan kompetitif terbesar yang memungkinkan kami menawarkan layanan pelanggan yang sangat memuaskan,” papar Nilles.

Aplikasi untuk Teknisi

Sebagai perantara informasi kepada end-user, Nilles memilih perangkat Apple dan aplikasi berbasis iOS.

Setiap teknisi Schindler dibekali iPhone yang sudah dipasangi aneka aplikasi custom. Contohnya FieldLink, aplikasi yang menampilkan daftar tugas harian berdasarkan analisis real-time terhadap data dari sensor di eskalator dan elevator. Tiap teknisi akan memperoleh tugas yang berbeda-beda berdasarkan lokasi dan masalah yang terjadi.

Aplikasi lainnya, Spare Parts, memungkinkan teknisi untuk mengetahui suku cadang yang tepat saat memperbaiki suatu mesin. Mereka pun dapat langsung memesan suku cadang yang dibutuhkan tanpa harus kembali ke kantor. Aplikasi FieldWiki memuat dokumen teknis dan instruksi perawatan dalam format digital, sedangkan aplikasi iSPECI dapat mengakses kendali mesin dari jarak jauh.

Michael Nilles: Elevasi Posisi TI Jadi Sumber Inovasi di Schindler

Aplikasi Spare Parts memungkinkan teknisi untuk mengetahui suku cadang yang tepat saat memperbaiki suatu mesin.

“Berkat aplikasi mobile ini, para teknisi lapangan bisa lebih lama berada di hadapan pelanggan daripada menghabiskan waktu di kantor,” tukas Nilles. “Mereka memunyai data real-time di ujung jari, untuk menghadirkan layanan pelanggan yang lebih cepat dan efisien serta menjaga mesin tetap aman,” lanjutnya.

Transformasi digital yang digelar oleh Nilles membuahkan apresiasi dari berbagai pihak di sepanjang tahun 2015. Ia meraih gelar kehormatan MIT Sloan CIO Leadership Award dari Massachusetts Institute of Technology; Digital Business Innovation Award dari Handelsblatt, Capgemini, dan University of St. Gallen; serta CIO of the Year dari CIO Magazine Germany.

Tapi, pekerjaan Nilles belum selesai. Saat ini, ia mengomandani unit bisnis baru, Schindler Digital Business, yang berfokus pada pengembangan proyek inovatif berbasis teknologi. Impiannya adalah mengintegrasikan platform smart elevator dan smart building ke dalam sistem tata kota yang lebih luas, sebuah smart city. “Ini mungkin akan menjadi fase keempat [transformasi digital Schindler],” pungkasnya.

 

Produk terbaru

Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPerumahan Syariah Ummi Residence
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp 29.900 39.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode27670 - Optimals Oxygen Boost Face Blotting Tissues
Nama BarangOptimals Oxygen Boost Face Blotting Tissues
Harga Rp 29.900 39.000
Anda HematRp 9.100 (23.33%)
Lihat Detail
Rp 139.000 198.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode30348 - Optimals Even Out Face Lotion SPF 30
Nama BarangOptimals Even Out Face Lotion SPF 30
Harga Rp 139.000 198.000
Anda HematRp 59.000 (29.80%)
Lihat Detail
Rp 195.000 198.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals White Skin Youth
Nama BarangOptimals White Skin Youth
Harga Rp 195.000 198.000
Anda HematRp 3.000 (1.52%)
Lihat Detail
Rp 145.000 169.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals Body
Nama BarangOptimals Body
Harga Rp 145.000 169.000
Anda HematRp 24.000 (14.20%)
Lihat Detail
Rp 129.000 179.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals Even Out CC Face Cream SPF 20
Nama BarangOptimals Even Out CC Face Cream SPF 20
Harga Rp 129.000 179.000
Anda HematRp 50.000 (27.93%)
Lihat Detail

Cek resi

Pengiriman