( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0

KUNJUNGI INDONESIA, DIREKTUR GOOGLE PAMERKAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN BIG DATA DI CLOUD

Senin, Oktober 19th 2015.

Kunjungi Indonesia, Direktur Google Pamerkan Teknologi Pengolahan Big Data di CloudEra Cloud 1.0 telah berakhir dan kini selamat datang di era Cloud 2.0! Itulah yang disampaikan Diane Greene (Senior VP of Cloud Enterprise, Google) dalam konferensi Google I/O, beberapa bulan yang lalu.

Greene menjelaskan era Cloud 1.0 sebagai fase perkenalan terhadap teknologi komputasi awan, ketika banyak perusahaan masih mengujicoba solusi cloud, mencaritahu cara menghemat waktu dan biaya dengan menjalankan aplikasi di cloud, serta melakukan migrasi data dari on-premise ke cloud. Kekhawatiran utama mereka adalah tentang keamanan dan keandalan cloud.

Kini, di era Cloud 2.0, perusahaan sudah mencapai level yang lebih tinggi dalam menggunakan cloud. Mereka sudah merasakan manfaat nyata dari komputasi awan, yakin terhadap keamanan dan keandalannya, memahami apa itu private, hybrid, dan public cloud, serta telah memilih vendor cloud yang dipercaya.

Sekarang, para CIO menginginkan lebih dari sekadar menyimpan data dan menjalankan aplikasi di cloud. Mereka ingin memanfaatkan data-data itu (big data) untuk memahami dan membantu menyelesaikan permasalahan bisnis yang dihadapi. Caranya, dengan teknologi cloud dan perkakas analisis berbasis machine learning.

“Cloud adalah teknologi komputasi yang lebih hemat biaya dan bisa diandalkan. Inti dari Cloud 2.0 adalah memahami data. Bagaimana cara menggunakan cloud supaya dapat menguntungkan bisnis?” kata Greene seperti dilansir Computerworld.

“Machine learning dapat membawa banyak nilai berharga bagi perusahaan. Kemampuan untuk memperoleh wawasan yang sebelumnya tidak bisa diketahui. Cloud memungkinkan penggunanya untuk menciptakan lebih banyak keuntungan,” lanjut Greene.

Pengolahan Big Data di Google Cloud

Untuk melakukan analisis big data, sebagian besar perusahaan masih mempergunakan infrastruktur milik sendiri (on-premise). Faktor keamanan data dan kecepatan menjadi pertimbangan utama.

Tetapi, di tengah lonjakan data yang bisa mencapai hitungan petabyte atau bahkan exabyte dalam beberapa tahun ke depan, sangat tidak efisien bagi perusahaan untuk tetap menggunakan sumber daya compute dan storage pribadi.

Karena itulah, Google menawarkan layanan public cloud mereka, yaitu Google Cloud Platform, yang sudah dilengkapi dengan berbagai layanan end-to-end. Mulai dari compute, storage, networking, big data, sampai services.

Kunjungi Indonesia, Direktur Google Pamerkan Teknologi Pengolahan Big Data di Cloud`

Untuk menjelaskan solusi Google Cloud Platform, Apurva Desai (Director of Cloud Engineering, Google) sengaja terbang dari Amerika Serikat dan bertemu dengan sejumlah CIO dan praktisi data science di Jakarta, Kamis (1/12).

Untuk menjelaskan solusi cloud Google ini, Apurva Desai (Director of Cloud Engineering, Google) sengaja terbang dari Amerika Serikat ke Indonesia dan bertemu dengan sejumlah CIO dan praktisi data science di Jakarta, Kamis (1/12) kemarin. Hadir pada acara itu antara lain Natali Ardianto (CTO, Tiket.com), Komang Arthayasa (CTO, MatahariMall.com), Bachtiar Rifai (Co-Founder & CEO, Kofera), dan Fajar Jaman (Founder, Data Science Indonesia).

Dalam kesempatan itu, Apurva menjelaskan tentang teknologi Big Query, Data Flow, TensorFlow, dan Apache Beam. Apurva juga ditemani oleh rekannya, Tim Synan (Cloud Platform Sales, Google Southeast Asia).

Synan menjelaskan beberapa keuntungan jika perusahaan berlangganan jasa Google Cloud Platform, misalnya akses terhadap sumber daya dan infrastruktur cloud kelas dunia, kecepatan jaringan yang tinggi dan bisa diandalkan, dan keunggulan Google dalam mengelola big data.

Synan pun mengungkapkan bahwa Google berencana membangun empat data center baru di kawasan Asia Pasifik pada tahun 2017, salah satunya di Singapura. Kapan di Indonesia? “Saat ini kami memang belum punya data center di Indonesia. Kata kuncinya adalah ‘belum’,” jawabnya diplomatis sambil tersenyum simpul.

Bagi Anda yang ingin mendalami soal data science, silakan berkunjung ke acara “Data Science Weekend” di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta pada hari Sabtu – Senin, 3 – 5 Desember 2016. Informasi lengkap bisa dilihat di situs http://datascienceweekend.id.

 

Produk terbaru

Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPerumahan Syariah Ummi Residence
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp 29.900 39.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode27670 - Optimals Oxygen Boost Face Blotting Tissues
Nama BarangOptimals Oxygen Boost Face Blotting Tissues
Harga Rp 29.900 39.000
Anda HematRp 9.100 (23.33%)
Lihat Detail
Rp 139.000 198.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode30348 - Optimals Even Out Face Lotion SPF 30
Nama BarangOptimals Even Out Face Lotion SPF 30
Harga Rp 139.000 198.000
Anda HematRp 59.000 (29.80%)
Lihat Detail
Rp 195.000 198.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals White Skin Youth
Nama BarangOptimals White Skin Youth
Harga Rp 195.000 198.000
Anda HematRp 3.000 (1.52%)
Lihat Detail
Rp 145.000 169.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals Body
Nama BarangOptimals Body
Harga Rp 145.000 169.000
Anda HematRp 24.000 (14.20%)
Lihat Detail
Rp 129.000 179.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals Even Out CC Face Cream SPF 20
Nama BarangOptimals Even Out CC Face Cream SPF 20
Harga Rp 129.000 179.000
Anda HematRp 50.000 (27.93%)
Lihat Detail

Cek resi

Pengiriman