( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0

KASUS EBOLA PERTAMA DI AS DITEMUKAN DI DALLAS

Senin, Oktober 19th 2015.

KASUS EBOLA PERTAMA DI AS DITEMUKAN DI DALLASDALLAS, – Kasus virus mematikan ebola terjadi untuk pertama kalinya di Amerika Serikat. Virus itu dilaporkan menjangkiti seorang pasien yang tidak disebutkan identitasnya di Dallas, negara bagian Texas.

Kini, pasien itu tengah menjalani isolasi di Rumah Sakit Texas Health Presbyterian. Pasien tersebut diduga telah terjangkit virus ebola di Liberia sebelum hijrah ke AS dua pekan yang lalu.

“Pasien yang melakukan perjalanan dari Liberia ini terdiagnosa ebola ketika tiba di AS,” kata Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Thomas Frieden.

Menurut Frieden, pasien itu meninggalkan Liberia pada 19 September dan tiba di AS sehari kemudian untuk mengunjungi kerabatnya. Gejala ebola mulai terlihat pada 24 September. Dia dimasukkan ke dalam ruang isolasi empat hari kemudian.

Pejabat rumah sakit mengatakan kepada para wartawan bahwa mereka mempunyai sejumlah prosedur untuk menangani setiap penyakit tertentu.

Kasus di Kota Dallas merupakan kasus virus Ebola pertama yang didiagnosa di AS. Sebelumnya, terdapat tiga relawan medis asal AS yang terlebih dulu diketahui mengidap Ebola di Afrika sebelum akhirnya dibawa ke AS untuk menjalani pengobatan.

Pengawasan

Informasi awal menunjukkan pasien yang tidak disebutkan namanya itu tidak terlibat dalam kegiatan merawat pasien-pasien ebola saat berada di Liberia.

Meski demikian, para petugas medis kini mengidentifikasi semua orang yang telah berhubungan dengan pasien tersebut. Mereka akan diawasi selama 21 hari untuk melihat apakah mereka menampakkan gejala-gejala virus Ebola.

Menurut Frieden, anggota keluarga yang berhubungan langsung dengan pasien kemungkinan bisa terjangkit Ebola dalam beberapa minggu mendatang.

“Intinya saya percaya kita bisa mengendalikan kasus Ebola ini sehingga tidak menyebar luas di negara ini. Kita akan hentikan penyebaran virus itu di sini.”

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan sejauh ini sudah lebih dari 3.000 orang meninggal karena virus Ebola yang terjadi di sebagian besar kawasan Afrika Barat.

 

Produk terbaru

Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPerumahan Syariah Ummi Residence
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp 29.900 39.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode27670 - Optimals Oxygen Boost Face Blotting Tissues
Nama BarangOptimals Oxygen Boost Face Blotting Tissues
Harga Rp 29.900 39.000
Anda HematRp 9.100 (23.33%)
Lihat Detail
Rp 139.000 198.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode30348 - Optimals Even Out Face Lotion SPF 30
Nama BarangOptimals Even Out Face Lotion SPF 30
Harga Rp 139.000 198.000
Anda HematRp 59.000 (29.80%)
Lihat Detail
Rp 195.000 198.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals White Skin Youth
Nama BarangOptimals White Skin Youth
Harga Rp 195.000 198.000
Anda HematRp 3.000 (1.52%)
Lihat Detail
Rp 145.000 169.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals Body
Nama BarangOptimals Body
Harga Rp 145.000 169.000
Anda HematRp 24.000 (14.20%)
Lihat Detail
Rp 129.000 179.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals Even Out CC Face Cream SPF 20
Nama BarangOptimals Even Out CC Face Cream SPF 20
Harga Rp 129.000 179.000
Anda HematRp 50.000 (27.93%)
Lihat Detail

Cek resi

Pengiriman