( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0

ANDREA PAHLEVI: BERKARYA ATAS DASAR KEMANUSIAAN

Senin, Oktober 19th 2015.
ANDREA PAHLEVI: BERKARYA ATAS DASAR KEMANUSIAAN

Andrea Pahlevi, Kepala Divisi IT & Telecom, Palang Merah Indonesia

“Saya masih butuh ‘orang-orang gila’ yang mau membantu PMI,” seloroh Andrea Pahlevi (Kepala Divisi IT & Telecom, Palang Merah Indonesia) ketika ditemui InfoKomputer di kantor pusat Palang Merah Indonesia (PMI).

Ungkapan “orang gila” yang disebutkan Andrea itu memiliki makna positif. Istilah itu ditujukan kepada para karyawan dan sukarelawan yang mau mengabdikan diri untuk mendukung aktivitas PMI. “Karena PMI kan organisasi nonprofit. Kalau mau mencari penghasilan tinggi, belum tentu mereka mau bekerja di sini. Tapi, teman-teman di sini memang punya rasa kemanusiaan yang tinggi,” ujarnya.

Atas dasar kemanusiaan pula, Andrea mengawali kariernya dalam mengelola urusan teknologi informasi dan telekomunikasi di PMI sejak tiga belas tahun silam. Setelah lulus kuliah pada tahun 1994, ia sempat bekerja di software house dan perusahaan konsultan. Perkenalannya dengan PMI dimulai pada tahun 2002. Saat itu, ia diminta membangun sistem TI PMI mulai dari nol. “Ternyata di organisasi kemanusiaan itu, ada perasaan yang tidak bisa dinilai dengan uang saat kita bisa membantu orang lain,” ungkap pria berdarah Aceh ini.

Andrea kemudian bercerita mengenai tahun-tahun pertamanya di PMI yang serbasederhana. Jumlah komputer masih terbatas, sistem pertukaran data pun masih menggunakan disket. Perlahan-lahan, ia membangun infrastruktur dan jaringan terpusat. Di kala itu, Andrea masih bekerja sendirian. Walhasil, semua ia lakukan sendiri, termasuk membuat modul pelatihan, menjadi instruktur Word dan Excel, sampai mengajari cara memakai printer di jaringan. Ia bahkan pernah ditugasi mengurus TI untuk Federasi Palang Merah/Bulan Sabit Merah Internasional yang baru membuka kantor cabang di Jakarta.

Aplikasi dan Sistem Informasi

Beberapa tahun di bawah kepemimpinan Andrea, infrastruktur TI di PMI sudah berdiri kokoh. Mereka kini memunyai dua data center (primer dan sekunder) dan jaringan telekomunikasi ke sebagian kantor cabang PMI di 457 lokasi. Untuk pengelolaan data, Andrea dan timnya yang berjumlah empat orang mengembangkan Sistem Informasi Manajemen PMI mulai tahun 2005. Sistem ini mampu mengumpulkan dan mengolah informasi tentang assessment laporan bencana, peta dan statistik bencana, serta ketersediaan logistik (bahan bantuan untuk korban bencana).

“Di organisasi kemanusiaan itu, ada perasaan yang tidak bisa dinilai dengan uang saat kita bisa membantu orang lain”

“Di organisasi kemanusiaan itu, ada perasaan yang tidak bisa dinilai dengan uang saat kita bisa membantu orang lain”

“Dengan sistem ini, kami bisa mapping bencana yang terjadi di suatu daerah dalam periode waktu tertentu. Kami selalu sharing kepada pemerintah dan instansi terkait. Laporan ditampilkan dalam bentuk grafik agar end user bisa lebih mudah mengambil keputusan, melakukan antisipasi, dan melatih kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana,” papar pria yang hobi membaca buku motivasi dan pengembangan diri ini. Selain versi elektronik, laporan juga disiapkan dalam bentuk fisik (kertas) berupa narrative report beserta poin-poinnya.

Di luar sistem tersebut, ada lagi Sistem Informasi Manajemen Unit Donor Darah yang dikhususkan untuk mengelola data-data yang berkaitan dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI. Misalnya jadwal dan lokasi donor darah, stok ketersediaan darah, dan database pendonor. Sistem ini terhubung ke AyoDonor, situs yang ditujukan sebagai sarana informasi dan transparansi bagi masyarakat/pendonor. Bekerjasama dengan Indosat, PMI juga membuat aplikasi berbasis Facebook yang bernama BloodBook untuk mempertemukan pendonor dan orang yang membutuhkan sumbangan darah.

Gebrakan terbaru yang dilakukan oleh PMI yaitu meluncurkan sejumlah aplikasi mobile di platform Android dan iOS. Aplikasi Siaga Bencana berisi panduan hal-hal yang harus dilakukan dalam menghadapi bencana alam, sedangkan aplikasi First Aid memuat edukasi tentang pertolongan pertama pada bencana/kecelakaan. Sementara itu, aplikasi Mobile Rapid Assessment (MRA) disediakan untuk masyarakat dan relawan PMI yang ingin melaporkan kecelakaan dan bencana yang terjadi di sekitarnya. Aplikasi ini terhubung ke Sistem Informasi Manajemen PMI sehingga bisa ditindaklanjuti secepatnya. “Ada tujuh belas aplikasi yang ingin kami bangun, antara lain game bertema tanggap bencana. Tapi, kami kembangkan satu per satu,” kata Andrea.

Mengatasi Keterbatasan

Kendala utama yang dihadapi Andrea sepanjang mengelola TI di PMI adalah keterbatasan anggaran. Akibatnya, dari 457 kantor cabang di seluruh Indonesia, belum seluruhnya terhubung ke dalam jaringan radio dan e-mail PMI. Begitu pula di Unit Donor Darah. Unit yang sudah terkomputerisasi masih di bawah 100 dari 215 UDD yang ada. Kesulitan terutama dihadapi cabang-cabang yang berada di wilayah Indonesia Timur.

Untuk mengatasi keterbatasan ini, Andrea menggunakan banyak cara. Contohnya dalam membangun jaringan radio yang membutuhkan biaya cukup mahal, PMI dibantu oleh para pegiat radio amatir sehingga mampu membuat jaringan radio sampai ke tingkat provinsi dan kota/kabupaten. Bantuan serupa juga dirasakan saat di lokasi bencana.

“Waktu bencana tsunami di Aceh, satu hari saya pasang radio sampai malam bersama rekan-rekan radio amatir, besoknya sudah pindah lagi. Saat kecelakaan pesawat Sukhoi, saya harus mengantar IT dan Telecom Box ke lokasi. Di dalamnya ada radio, komputer, modem satelit, dan handy talkie,” kenang Andrea. “Kami pakai produk-produk lokal saja. Walau dana terbatas, hasilnya tetap maksimal,” tambahnya.

Bantuan lainnya datang dari Microsoft. Sejak tahun 2005, mereka menggandeng PMI sebagai role model untuk pemanfaatan produk-produk Microsoft di organisasi nirlaba dengan banyak kantor cabang. Dalam waktu dekat, PMI akan mengimplementasikan paket Office365 Enterprise dan Microsoft Project guna mendukung e-mail, pembuatan dan penyimpanan dokumen, komunikasi internal, pengelolaan proyek, dan teknologi cloud.

Di akhir wawancara, Andrea mengemukakan beberapa tujuan yang ingin ia capai dalam statusnya selaku komandan TI di PMI, yaitu mempermudah komunikasi dan koordinasi, melakukan integrasi data, meningkatkan efisiensi, membantu pengambilan keputusan, transparansi ke publik, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Cita-cita saya adalah bagaimana PMI dengan TI-nya bisa membantu masyarakat menjadi lebih baik. Kami ingin meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah. Tidak hanya dengan membekali skill terhadap bencana, tapi juga skill komputer, desain grafis, dan sebagainya,” tukasnya.

 

Produk terbaru

Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPerumahan Syariah Ummi Residence
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp 29.900 39.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode27670 - Optimals Oxygen Boost Face Blotting Tissues
Nama BarangOptimals Oxygen Boost Face Blotting Tissues
Harga Rp 29.900 39.000
Anda HematRp 9.100 (23.33%)
Lihat Detail
Rp 139.000 198.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode30348 - Optimals Even Out Face Lotion SPF 30
Nama BarangOptimals Even Out Face Lotion SPF 30
Harga Rp 139.000 198.000
Anda HematRp 59.000 (29.80%)
Lihat Detail
Rp 195.000 198.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals White Skin Youth
Nama BarangOptimals White Skin Youth
Harga Rp 195.000 198.000
Anda HematRp 3.000 (1.52%)
Lihat Detail
Rp 145.000 169.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals Body
Nama BarangOptimals Body
Harga Rp 145.000 169.000
Anda HematRp 24.000 (14.20%)
Lihat Detail
Rp 129.000 179.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals Even Out CC Face Cream SPF 20
Nama BarangOptimals Even Out CC Face Cream SPF 20
Harga Rp 129.000 179.000
Anda HematRp 50.000 (27.93%)
Lihat Detail

Cek resi

Pengiriman