( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0

MENELADANI PENDEKATAN DATA-DRIVEN AMAZON UNTUK MEMACU KINERJA KARYAWAN

Senin, Oktober 19th 2015.

Meneladani Pendekatan Data-driven Amazon untuk Memacu Kinerja KaryawanPada tahun lalu, dunia teknologi sempat dihebohkan oleh sebuah artikel di The New York Times yang menggambarkan kerasnya suasana bekerja di Amazon.

Sejak hari pertama bekerja, para karyawan Amazon diberi standar yang sangat tinggi dan didorong untuk selalu memberikan sesuatu yang lebih. Penilaian diberikan setiap saat, dan setiap pekerja didorong untuk memberi masukan kepada yang lain agar terus meningkatkan kinerja.

Surel (e-mail) yang masuk lewat tengah malam adalah hal yang biasa, diikuti pesan teks yang menanyakan mengapa belum dijawab. Stres yang tinggi untuk terus-menerus memenuhi standar kinerja yang tinggi–bisa dipecat begitu saja bila tidak memenuhi standar kinerja–ditambah waktu bekerja yang panjang serta terkadang tidak memandang akhir pekan ataupun hari libur, membuat menangis di meja kerja juga merupakan suatu pemandangan yang lazim, seperti digambarkan dalam artikel tersebut.

Gambaran yang kelam dan budaya kerja yang “brutal” yang dilukiskan dalam artikel tersebut telah dibantah oleh Jeff Bezos (CEO Amazon). Pria yang juga pendiri perusahaan retail online tersebut mengatakan hal itu bukanlah Amazon yang dia kenal, dan dia berharap karyawannya pun tidak mengenali Amazon yang digambarkan dalam artikel tersebut, sambil menambahkan, siapa yang mau bekerja pada perusahaan seperti itu, di tengah iklim industri teknologi yang sangat kompetitif saat ini?

Di luar kontroversi tersebut, yang ingin saya angkat di sini adalah tentang kerasnya kompetisi bisnis di era digital saat ini. Customer dimanjakan dengan level service yang tinggi dari Amazon, dengan tuntutan untuk memberikan layanan yang lebih baik dan terus-menerus ada, dengan delivery time yang makin cepat, dan sebagainya. Customer tidak perlu mengetahui apa yang terjadi di balik semua itu.

Di balik layanan yang meningkat, terdapat sebuah sistem yang mengatur agar karyawan bisa terus memberikan kinerja terbaik. Salah satunya yang menarik adalah pendekatan “anytime feedback” yang digunakan oleh Amazon, serta kenyataan bahwa perusahaan teknologi ini sangat mengandalkan data (data-driven) dalam manajemen kinerja.

Mungkin dari luar terlihat para pekerja perusahaan teknologi ini seperti anak-anak cengeng bergaji tinggi, sebagian besar berpenampilan kasual dengan jam kedatangan di kantor yang tidak menentu. Tapi mereka mungkin bekerja lebih keras dari Anda, karena kinerja mereka dimonitor terus-menerus dengan metric yang terus disempurnakan, bukan lagi dengan pengukuran-pengukuran di masa lalu seperti jam kedatangan dan presensi.

Banyak yang percaya pola kerja di perusahaan-perusahaan teknologi ini akan menjadi tren di dunia kerja yang nantinya akan diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya.

Anytime Feedback

Saat ini makin banyak perusahaan yang meninggalkan penilaian kinerja tahunan. Mengikuti langkah perusahaan teknologi seperti Microsoft, Adobe, Netflix, beberapa perusahaan besar seperti GE, Accenture, Deloitte, ING, dan MGM Resorts International baru-baru ini juga mengumumkan telah meninggalkan performance review tahunan.

Sebagai gantinya, perusahaan membuat aplikasi umpan balik (feedback) segera yang memungkinkan para staf memberikan rating pada rekan kerjanya, memberi mereka informasi tentang bagaimana kinerja mereka dan apa yang perlu ditingkatkan.

Contohnya GE memiliki aplikasi yang diberi nama [email protected] (Performance Development at GE), yang dirancang agar seluruh karyawan GE di seluruh dunia (sekitar 300 ribu karyawan) dapat menerima umpan balik tentang kinerja mereka kapan saja. Aplikasi ini dapat dibuka di smartphone dan perangkat lain yang dimiliki karyawan.

Pendekatan umpan balik sewaktu-waktu ini dianggap lebih cocok khususnya untuk generasi yang lebih muda yang mengharapkan umpan balik segera karena mereka tumbuh dan terbiasa dengan komunikasi instan, seperti pesan teks dan video.

Penilaian kinerja tahunan mulai dianggap sangat terlambat bagi perusahaan di era saat ini. Aplikasi yang dibuat untuk anytime feedback ini bisa bervariasi tergantung perusahaan yang menggunakannya. Aplikasi ini bisa digunakan untuk memberi feedback kepada rekan kerja, menilai diri sendiri, atasan menilai bawahan, atau bawahan menilai atasan.

Pada umumnya perusahaan menggunakan ini agar dapat menemukan issue secepatnya bila ada masalah yang dihadapi karyawan. Dengan demikian, langkah perbaikan dapat segera diambil oleh perusahaan. Data ini juga dapat dijadikan rujukan ketika perusahaan hendak memberikan kenaikan gaji atau promosi.

Menetapkan Kriteria Pengukuran Secara Tepat

Dengan bantuan teknologi, banyak hal yang dulu tidak bisa diukur, kini bisa diukur dan datanya bisa diperoleh. Kecepatan merespons customer, kecepatan pengantaran barang, waktu penyelesaian sebuah feature, banyaknya surel yang terjawab, dan masih banyak lagi kriteria lainnya bisa ditetapkan oleh perusahaan sesuai dengan kebutuhan.

Salah satu kunci dalam menggunakan data untuk pengambilan keputusan adalah penyusunan kriteria pengukuran (metric) atau Key Performance Indicator (KPI) secara tepat.

Perusahaan konsultan Deloitte menyebut dalam sebuah artikel di Harvard Business Review bahwa mereka akan mengadopsi pendekatan data-driven yang meliputi rating yang makin sering oleh manajer dan umpan balik internal lainnya. Kemudian, data dapat dikumpulkan dan dianalisis untuk memberikan gambaran yang lebih baik tentang kinerja dibandingkan hanya menggunakan satu kriteria pengukuran saja.

Seperti dikutip dari artikel tersebut, Deloitte menggunakan teknologi untuk berpindah dari versi small data ke versi big data dalam hal SDM.

Apabila semua kriteria pengukuran sudah ditetapkan, perusahaan dapat menerapkan Result Oriented Work Environment (ROWE) yang belakangan ini juga sedang populer. Pada sistem ROWE, karyawan tidak diharuskan datang sesuai jam kerja, bisa bekerja kapan saja, di mana saja, asalkan memberikan hasil yang diharapkan. Kunci penerapan pola kerja seperti ini adalah penetapan kriteria pengukuran yang tepat untuk mengukur kinerja.

Seorang CEO perusahaan startup yang baru-baru ini menguji coba penerapan ROWE di perusahaannya bercerita kepada saya bahwa penyusunan kriteria pengukuran adalah sesuatu yang terus berproses. Mereka masih terus menyempurnakan hal tersebut sehingga penerapan ROWE dapat memberi pengaruh, baik bagi perusahaan maupun bagi karyawan. Dalam mengevaluasi dampak ROWE pun digunakan pendekatan data-driven sehingga semua bisa terukur.

Perusahaan harus dapat memastikan bahwa kriteria pengukuran yang digunakan adalah tepat, efektif, dan adil bagi karyawan. Selain itu, jangan sampai perusahaan terlalu terpaku pada faktor angka saja, dan lupa mempertimbangkan hal-hal yang sulit diukur dengan angka seperti hubungan interpersonal dan kematangan emosional karyawan.

Jangan sampai tempat kerja kita menjadi tempat yang “brutal” karena penilaian sewaktu-waktu diterapkan dengan cara yang tidak tepat. Inilah tantangan yang harus dijawab dalam penerapan data-driven workplace yang akan menjadi tren di masa depan.

 

Produk terbaru

Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPerumahan Syariah Ummi Residence
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp 29.900 39.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode27670 - Optimals Oxygen Boost Face Blotting Tissues
Nama BarangOptimals Oxygen Boost Face Blotting Tissues
Harga Rp 29.900 39.000
Anda HematRp 9.100 (23.33%)
Lihat Detail
Rp 139.000 198.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode30348 - Optimals Even Out Face Lotion SPF 30
Nama BarangOptimals Even Out Face Lotion SPF 30
Harga Rp 139.000 198.000
Anda HematRp 59.000 (29.80%)
Lihat Detail
Rp 195.000 198.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals White Skin Youth
Nama BarangOptimals White Skin Youth
Harga Rp 195.000 198.000
Anda HematRp 3.000 (1.52%)
Lihat Detail
Rp 145.000 169.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals Body
Nama BarangOptimals Body
Harga Rp 145.000 169.000
Anda HematRp 24.000 (14.20%)
Lihat Detail
Rp 129.000 179.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals Even Out CC Face Cream SPF 20
Nama BarangOptimals Even Out CC Face Cream SPF 20
Harga Rp 129.000 179.000
Anda HematRp 50.000 (27.93%)
Lihat Detail

Cek resi

Pengiriman