( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0

EKO PURWANTO: GURU MELEK TEKNOLOGI YANG JADI WAKIL INDONESIA DI PENTAS DUNIA

Senin, Oktober 19th 2015.
EKO PURWANTO: GURU MELEK TEKNOLOGI YANG JADI WAKIL INDONESIA DI PENTAS DUNIA

Eko Purwanto, guru SD Negeri Wonokerto yang menjadi salah satu wakil Indonesia ke ajang Microsoft Educator Exchange 2016 di Budapest, Hungaria, berkat inisiatif pemanfaatan teknologi di bidang edukasi. [Foto: Abdul Aziz/InfoKomputer]

Sebagai guru muda, Eko Purwanto tidak mendapat banyak jatah pelatihan dari sekolah atau dinas pendidikan, sehingga ia berusaha mencari cara agar dapat meningkatkan kualitas dirinya sebagai seorang guru. Eko menghabiskan masa kecilnya di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Terlahir dari keluarga yang kurang mampu, tidak menyurutkan niat Eko untuk mengenyam pendidikan. “Kondisi ekonomi orang tua saat itu memotivasi saya untuk membantu orang tua dengan mencari uang saku sendiri,” tutur Eko kepada InfoKomputer.

Impiannya menjadi guru sebenarnya pernah ditentang oleh kedua orang tuanya. Pasalnya kehidupan guru kala itu dianggap suram. “Tapi saya memaksakan kehendak orang tua untuk [tidak] menjadi guru,” ujar pria yang ketika SMA dan kuliah pernah tinggal di masjid demi menghemat uang saku.

Eko pun akhirnya menyelesaikan pendidikan D2 guru sekolah dasar di UNS pada tahun 2007. Sambil menunggu rekrutmen guru, Eko pun mengabdikan dirinya dengan menjadi guru wiyata bakti, yakni guru non-PNS yang mengajar di sekolah negeri.

Akhirnya setelah beberapa bulan menjadi wiyata bakti, Eko beralih pekerjaan dengan membuka counter pulsa. Namun, usaha counter ini ternyata harus gulung tikar karena uang, pulsa dan handphone dibawa kabur penjaga counter. Pada tahun yang sama, dibuka pula rekrutmen guru PNS SD. Sayangnya, Eko gagal menjadi PNS.

Saat itu Eko menyadari bahwa hidup itu bukan hanya untuk mencari uang namun ada ilmu yang harus dibagikan. Akhirnya ia pun memutuskan menjadi guru wiyata bakti kembali di sekolahan yang berbeda meskipun tanpa gaji. “Dengan menjadi guru, saya akan lebih bermanfaat bagi banyak orang terutama generasi masa depan,” ujar Eko.

Setelah hampir satu tahun menjadi guru wiyata bakti penuh waktu, Eko pun memutuskan melanjutkan S1 PGSD Reguler di UPI, Universitas Pendidikan Indonesia di Tasikmalaya. Pada tahun 2010 pemerintah membuka penerimaan PNS di berbagai daerah. Namun saat itu, hampir semua daerah menyediakan formasi S1 PGSD termasuk Kabupaten Cilacap, sedangkan ia waktu itu masih berkuliah S1 PGSD di semester akhir.

Tidak kehabisan akal, Eko pun tetap mencari cara. Ia pun mendapat informasi jika Kabupaten Magelang masih menerima guru dengan ijazah D2 PGSD. Setelah melewati serangkaian tes, per 1 Januari 2011 Eko resmi menjadi CPNSD Kabupaten Magelang. Ia ditempatkan di SD Negeri Wonokerto, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang sampai sekarang.

Andalkan Kelas Virtual

Sebagai guru muda yang mendapatkan fasilitas secara minim, Eko menemukan situs Microsoft Education yang dapat memberikan pelatihan online sekaligus menjadi forum diskusi bersama anggota komunitas pendidik internasional.

Berawal dari sini, muncul ide untuk memanfaatkan teknologi konferensi video Skype. Tujuannya, memberikan pengajaran seputar sejarah serta nilai Candi Borobudur kepada murid dan guru lain yang berasal dari berbagai sekolah di Indonesia.

“Melalui Skype, saya ingin menghadirkan langsung obyek tertentu ke dalam kelas tapi yang lebih nyata dan interaktif. Saya bisa menghadirkan ke siswa dengan biaya yang lebih murah, alias siswa tidak harus datang ke tempat tersebut,” terang Eko

“Guru dan murid dapat melihat Candi Borobudur secara virtual. Saya pun dapat menjelaskan sejarah, stupa, dan relief Candi Borobudur. Hasilnya, mereka begitu antusias dengan metode ini. Pertanyaan yang diajukan [bahkan] lebih banyak daripada kelas tatap muka. Proses belajar mengajar pun menjadi lebih interaktif,” ungkap Eko.

Puncaknya di bulan Maret lalu, Eko bersama tiga guru asal Indonesia lainnya bertolak ke Budapest, Hungaria, demi mengikuti Microsoft Educator Exchange 2016. Di sana Eko berkumpul bersama ratusan guru lainnya dari seluruh dunia untuk berbagi mengenai pengalaman mengajar dengan melibatkan teknologi.

EKO PURWANTO: GURU MELEK TEKNOLOGI YANG JADI WAKIL INDONESIA DI PENTAS DUNIA

“Saya mengenalkan Hungaria dari Budapest langsung mengunakan Skype kepada 12 sekolah di Indonesia,” jelas Eko Purwanto.

Eko bercerita, dari ratusan proposal pemanfaatan teknologi Microsoft dalam pembelajaran abad ke-21 dari seluruh Indonesia yang masuk ke Microsoft, terseleksi empat puluh pendidik inovatif terbaik. Sebanyak empat puluh pendidik tersebut kemudian mengikuti seleksi kembali. Akhirnya, terpilihlah empat orang pendidik, salah satunya Eko untuk berangkat ke Hungaria.

Dalam acara Educator Exchange yang diselenggarakan Microsoft selama lima hari, Eko mengikuti pelatihan teknologi Microsoft terbaru, pameran inovasi pembelajaran, kompetisi, dan mengenal Hungaria.

Dasarnya senang berbagi ilmu, di sela-sela kegiatan, Eko berinisiatif untuk melakukan pembelajaran virtual. “Saya mengenalkan Hungaria dari Budapest langsung mengunakan Skype kepada 12 sekolah di Indonesia,” jelas pria yang pernah mengisi masa kecilnya dengan berjualan es lilin dan bekicot ini.

Dari acara Educator Exchange tersebut, Eko pun banyak mendapatkan ilmu dan pengetahuan tentang teknologi terbaru dan inovasi pembelajaran dari sekitar tiga ratus guru yang berasal dari sekitar 275 negara di dunia. “Dalam kesempatan itu saya berhasil menjadi pemenang dalam kompetisi kategori Gamify (Winner Challenge Class Hack Award Gamify Category. Red),” ujar Eko dengan bangga.

Dalam kompetisi tersebut, Eko membuat desain pembelajaran kategori game dengan memanfaatkan teknologi untuk mengatasi masalah di kelas. Syaratnya, desain tersebut harus dapat digunakan di seluruh negara.

Fasilitas TI untuk Sekolah

Sebagai seorang pengajar di daerah, Eko berharap pemerintah memiliki perhatian untuk memfasilitasi literasi guru dan fasilitas teknologi informasi sekolah. Tujuannya, meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran di sekolah.

Dengan keterbatasan yang ada sekarang, Eko pun bertekad akan tetap menghadirkan teknologi dalam kelas meskipun di tengah-tengah keterbatasan sarana dan prasarana sekolah. Pria yang hobi membaca ini pun tak menampik jika suatu saat memberikan variasi lainnya dalam pembelajaran.

Eko mengaku senang berbagi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Salah satu pengalaman paling berkesannya adalah ketika ia berbagi kepada dosen-dosen. “Meskipun beliau memiliki gelar master, doktor dan profesor, beliau berkenan mendengarkan dengan apa yang saya bagikan. Menurut saya, hal itu yang sama sekali dulu tidak terbayangkan,” tutur Eko.

Eko pun mengaku sangat terbuka dengan berbagi teknologi. “Jika ada teknologi yang lain yang bisa membantu dalam mengajar, saya tentu akan mencoba menggunakannya,” pungkas Eko.

 

Produk terbaru

Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPerumahan Syariah Ummi Residence
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp 29.900 39.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode27670 - Optimals Oxygen Boost Face Blotting Tissues
Nama BarangOptimals Oxygen Boost Face Blotting Tissues
Harga Rp 29.900 39.000
Anda HematRp 9.100 (23.33%)
Lihat Detail
Rp 139.000 198.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode30348 - Optimals Even Out Face Lotion SPF 30
Nama BarangOptimals Even Out Face Lotion SPF 30
Harga Rp 139.000 198.000
Anda HematRp 59.000 (29.80%)
Lihat Detail
Rp 195.000 198.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals White Skin Youth
Nama BarangOptimals White Skin Youth
Harga Rp 195.000 198.000
Anda HematRp 3.000 (1.52%)
Lihat Detail
Rp 145.000 169.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals Body
Nama BarangOptimals Body
Harga Rp 145.000 169.000
Anda HematRp 24.000 (14.20%)
Lihat Detail
Rp 129.000 179.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals Even Out CC Face Cream SPF 20
Nama BarangOptimals Even Out CC Face Cream SPF 20
Harga Rp 129.000 179.000
Anda HematRp 50.000 (27.93%)
Lihat Detail

Cek resi

Pengiriman