( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0

CHRISTOPHORUS BEMA INDRAJID: MERINGANKAN TUGAS ADMINISTRATIF GURU DENGAN AIMSIS

Senin, Oktober 19th 2015.
 CHRISTOPHORUS BEMA INDRAJID: MERINGANKAN TUGAS ADMINISTRATIF GURU DENGAN AIMSIS

Christophorus Bema Indrajid (Pendiri AIMSIS). [Foto: Ringga Prakarsa Beka/InfoKomputer]

Tak dimungkiri, sebagian besar guru masih berkutat dengan dokumen, seperti daftar hadir murid, rapor, dan nilai ujian dengan menggunakan kertas dan pena. Pertemuan guru dan murid juga menghabiskan banyak waktu di setiap tahun akademik. Padahal, seluruh usaha dan waktu tersebut sebenarnya dapat digunakan untuk memahami apa yang sesungguhnya dibutuhkan pelajar di Indonesia. Kondisi tersebut juga dirasakan langsung oleh Christophorus Bema Indrajid ketika masih duduk di bangku sekolah dasar. Bema kecil kerap menyaksikan bahkan membantu sang ibu ketika harus berjibaku mengoreksi hasil ujian dan nilai rapor.

”Dulu itu mikir kok ribet banget, padahal ngapain hasil ujian dikoreksi dimasukkan di buku hasil ujian, [lalu] dimasukkan lagi di buku rapor, kenapa harus ditulis tangan, padahal bisa dimasukan ke komputer,” tutur Bema seraya menerawang pengalaman masa kecilnya.

Latar belakang inilah yang akhirnya mendorong Bema mendirikan AIMSIS (Academic Information Management System In Schools), startup teknologi edukatif software-as-a-service (SaaS). Sistem teknologi AIMSIS bekerja dengan cara memasukkan tugas-tugas repetitif para guru ke dalam sistem otomatis, sekaligus menyediakan ruang online sebagai wadah komunikasi bagi para wali murid dan guru tentang perkembangan siswanya.

AIMSIS dalam hal ini meniadakan kebutuhan terhadap e-mail, flash drive, dan bahkan kertas-kertas tugas yang perlu dibawa pulang oleh murid-murid. Semua informasi akademik yang dibutuhkan orang tua dan pelajar terpusat dalam aplikasi AIMSIS dan dapat dilihat kapan saja. Guru pun dapat berbagi informasi penting bersama wali murid, seperti nilai ujian, rapor, materi pelajaran, daftar absensi, dan banyak lagi.

Selain membantu wali murid mengikuti perkembangan anak mereka di sekolah secara langsung, para guru dapat membuat rapor hanya dengan satu klik mouse. Siswa pun memiliki akses ke aplikasi, yang memungkinkan mereka untuk memeriksa keadaan akademis dan mengejar pelajaran yang tertinggal.

Dari Manchester ke Jakarta

Selepas SMA, Bema melanjutkan kuliahnya ke Institut Teknologi Bandung jurusan teknik mesin, lalu berlanjut ke jenjang S2 jurusan manufaktur di Manchester, Inggris. Setamat S2, sebenarnya Bema mendapat tawaran untuk bekerja di Manchester sekaligus melanjutkan pendidikan S3.

“Jadi kebetulan disertasi saya waktu itu cukup menarik, jadi ada satu perusahaan yang pengin banget saya melanjutkan penelitian di situ karena kebetulan saya di situ membuat coding. Yang tadinya pekerjaan dilakukan selama 15 menit, saya bisa kerjakan kurang dari 1 menit, jadi yang tadinya manual lalu memakai program sehingga jauh lebih cepat. Jadi saya ditawari bekerja di sana selama 3 tahun, [dengan] 2 tahun pertama bekerja di perusahaannya, 1 tahunnya [untuk] ambil Ph.D. Jadi 3 tahun itu bekerja dan S3 langsung dan itu semua dibayar,” urai Bema.

Namun, karena ingin mewujudkan keinginan masa lalunya. Bema pun lebih memilih pulang ke tanah air. Ia pun mengaku jika masuk jurusan mesin bukan lahir dari keinginannya. “Jadi antara pengin dan tidak pengin juga, ternyata tertariknya di coding, membuat disertasi juga [di bidang] coding,” ujar Bema. Ia pun berpikir sepertinya akan lebih menarik jika dikerjakan di Indonesia dibanding harus meneruskan disertasinya di Manchester.

Sekembalinya ke tanah air, Bema lantas mengontak temanya, Vincent Setiawan, sebagai mitranya untuk membangun AIMSIS. Vincent yang kala itu baru saja menyelesaikan studinya sebagai dokter umum bahkan rela menunda studi lanjutannya agar dapat membangun fondasi AIMSIS bersama-sama.

Bema bercerita, kala itu ia menggunakan dana awal untuk membangun AIMSIS dari hasil patungan bersama Vincent. Kini terhitung sejak Februari 2013, AIMSIS telah mendapatkan dua kali investasi. “Kami mencari cara untuk mempermudah proses pendidikan di Indonesia dan mempersingkat waktu yang dibutuhkan anak-anak untuk menyerap ilmu seperti pelajar di negara lain,” kata Bema.

AIMSIS pun pernah mengikuti kompetisi Global Innovation Through Science and Technology Indonesia (GIST Indonesia) dan masuk seleksi dua puluh besar pada 2014 silam. Dari sana, AIMSIS kemudian banyak mendapat masukan, bagaimana mencari investor, hingga belajar menggaet pasar.

 CHRISTOPHORUS BEMA INDRAJID: MERINGANKAN TUGAS ADMINISTRATIF GURU DENGAN AIMSIS

Contoh tampilan sistem informasi guru AIMSIS.

Unggulkan Kustomisasi

Bema menyebut, salah satu keunggulan AIMSIS dibanding layanan sejenis adalah kustomisasi. Jadi, layanan yang ditawarkan dapat disesuaikan atau tergantung kebutuhan sekolah. “Satu sekolah yang berada dalam yayasan yang sama saja bisa berbeda kebutuhannya. Selain itu, kita juga sadar penggunanya guru-guru sehingga bisa dibilang agak gaptek jadi kita bikin semudah mungkin. Itu dua keunggulan kami,” sebut Bema.

Sampai sejauh ini sudah ada belasan sekolah di Jakarta yang menggunakan layanan AIMSIS. Selama tiga tahun ini pun Bema menyebut jika AIMSIS bekerja dengan cara memilih sekolah yang potensial untuk menggunakan layanan AIMSIS. Kendala juga pernah ia hadapi. Misalnya saja jika terjadi perubahan kurikulum, otomatis ia harus mengubah lagi software-nya.

Saat ini AIMSIS tersedia dalam versi web, namun nantinya Bema menyebut pihaknya sedang menggodok versi mobile (Android). Jika dibandingkan antara versi web dan mobile, Bema menyebut versi web tentu lebih lengkap. Di versi mobile yang rencananya akan diluncurkan pada tahun ini, Bema menyebut akan lebih fokus ke interaksi antara guru dan wali murid.

Melalui otomatisasi pada hal-hal repetitif, Bema berharap dapat menciptakan waktu sekolah yang lebih substansial untuk setiap murid di Indonesia. Ia juga berharap AIMSIS dapat membantu Indonesia menghilangkan ketertinggalannya dalam bidang edukasi di skala global.

 

Produk terbaru

Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPerumahan Syariah Ummi Residence
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp 29.900 39.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode27670 - Optimals Oxygen Boost Face Blotting Tissues
Nama BarangOptimals Oxygen Boost Face Blotting Tissues
Harga Rp 29.900 39.000
Anda HematRp 9.100 (23.33%)
Lihat Detail
Rp 139.000 198.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode30348 - Optimals Even Out Face Lotion SPF 30
Nama BarangOptimals Even Out Face Lotion SPF 30
Harga Rp 139.000 198.000
Anda HematRp 59.000 (29.80%)
Lihat Detail
Rp 195.000 198.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals White Skin Youth
Nama BarangOptimals White Skin Youth
Harga Rp 195.000 198.000
Anda HematRp 3.000 (1.52%)
Lihat Detail
Rp 145.000 169.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals Body
Nama BarangOptimals Body
Harga Rp 145.000 169.000
Anda HematRp 24.000 (14.20%)
Lihat Detail
Rp 129.000 179.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals Even Out CC Face Cream SPF 20
Nama BarangOptimals Even Out CC Face Cream SPF 20
Harga Rp 129.000 179.000
Anda HematRp 50.000 (27.93%)
Lihat Detail

Cek resi

Pengiriman