( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0

ANEKA KASUS KEBOCORAN DATA YANG MENGHEBOHKAN: DARI WIKILEAKS HINGGA PANAMA PAPERS

Senin, Oktober 19th 2015.

Aneka Kasus Kebocoran Data yang Menghebohkan Dari Wikileaks hingga Panama PapersMeskipun sistem keamanan sudah berlapis-lapis, tetap saja para peretas menemukan celah untuk membobol dan mencuri data-data penting negara, bahkan para kliennya.

Sebut saja kasus Wikileaks yang mengumbar aib sejumlah negara dan membuat panas telinga pemerintah. Belum lagi, skandal Edward Snowden yang membocorkan aksi NSA yang merekam dan menguping komunikasi dan media sosial warga AS.

Paling baru adalah skandal Panama Papers yang membocorkan data-data pengemplang pajak dan para pemimpin dunia serta para pesohor mencuci uangnya. InfoKomputer merangkum beberapa informasi kebocoran data di internet yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Panama Papers

Aneka Kasus Kebocoran Data yang Menghebohkan Dari Wikileaks hingga Panama Papers

Skandal Panama Papers Guncang Dunia, Lebih Parah Dari Wikileaks

Skandal pajak “Panama Papers” mengguncang dunia baru-baru ini. Panama Papers berasal dari dari sumber rahasia oleh harian Jerman Suddeutsche Zeitung. Kemudian, disebarkan ke kolaborasi jurnalis lintas negara yang terdiri dari Konsorsium jurnalis Investigasi Internasional (ICIJ), media massa, serta kelompok pegiat dari 80 negara.

Data-data dokumen Panama Papers mencakup periode hampir 40 tahun dari 1977 – Desember 2015. Dana beberapa perusahaan yang berdomisili di negara-negara suaka pajak digunakan untuk pencucian uang, penjualan senjata dan narkoba, serta pengemplangan pajak.

Skandal itu membocorkan data pajak lebih dari 11,5 juta dokumen dari firma hukum Mossack Fonseca yang berbasis di negara suaka pajak Panama. Dokumen itu berisikan 214.000 kesepakatan lepas pantai selama hampir 40 tahun. Mossack Fonseca adalah perusahaan konsultasi pemindahan dana legal terbesar keempat sedunia dan terbukti kerap membantu pengemplang pajak serta praktik pencucian uang para pesohor.

Wikileaks

Skandal Panama Papers Guncang Dunia, Lebih Parah Dari WikileaksWikileaks adalah media massa internasional yang mengungkapkan dokumen-dokumen rahasia negara dan perusahaan kepada publik melalui website-nya.

Wikileaks bermarkas di Stockholm, Swedia dipimpin oleh buronan Julian Assange, seorang jurnalis dan aktivis internet Australia. Julian Assange dipilih untuk mewakilkan Wikileaks di publik karena dirinya yang tidak memiliki rumah ataupun keluarga sehingga dianggap merupakan sosok yang tepat.

Pada Juli 2010, Wikileaks mengundang kontroversi karena membocorkan dokumen Perang Afganistan dan 400.000 dokumen Perang Irak pada Oktober 2010. Wikileaks juga membocorkan kawat diplomatik Amerika Serikat. Pada April 2010, WikiLeaks mempublikasikan video yang memperlihatkan helikopter Apache Amerika menembaki penduduk sipil di Baghdad. Insiden penembakan itu terjadi pada 12 Juli 2007 dan membunuh fotografer Reuters yaitu Namir Noor-Eldeen dan sopirnya Saeed Chmagh.

Pada 17 Januari 2008, WikiLeaks menerbitkan data rekening milik 2.000 orang terkemuka yang terdaftar di Bank Julius Baer cabang Kepulauan Cayman. Bank Julius Baer merupakan sebuah bank swasta berbasis di Zurich, Swiss yang berdiri sejak 1890. Data yang berasal dari periode 1990 – 2009 itu mencakup pemilik rekening perusahaan multinasional, perusahaan keuangan, dan orang-orang kaya dari banyak negara termasuk dari Inggris, Amerika Serikat, dan Jerman.

Edward Snowden

Skandal Panama Papers Guncang Dunia, Lebih Parah Dari Wikileaks

Edward Snowden.

Edward Joseph Snowden adalah mantan kontraktor teknik Amerika Serikat dan karyawan Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) serta kontraktor untuk National Security Agency (NSA). Snowden membocorkan informasi program mata-mata rahasia NSA kepada pers. Snowden membocorkan informasi sangat rahasia program-progam NSA seperti PRISM kepada The Guardian dan The Washington Post pada Juni 2013.

Skandal Snowden telah menyebabkan hubungan luar negeri Amerika Serikat dengan beberapa negara di Eropa seperti Perancis dan Jerman menjadi renggang. Saat ini, Rusia memberikan perlindungan suaka kepada Snowden.

Ashley Madison

Aneka Kasus Kebocoran Data yang Menghebohkan Dari Wikileaks hingga Panama PapersPada pertengahan 2015, para peretas mengunggah detail-detail pribadi lebih dari satu juta pengguna di situs perselingkuhan AshleyMadison.com ke internet. Para peretas itu juga mengklaim akan menerbitkan alamat-alamat email dan data kartu kredit yang dicuri milik para pengguna. Dibobolnya situs perselingkuhan itu membuat aib para anggotanya terumbar.

Salah seorang warga asal Los Angeles, Amerika Serikat langsung mengajukan gugatan class-action kepada Avid Life Media sebagai perusahaan induk dari situs yang memiliki 37 juta anggota tersebut. Pria itu menganggap Avid Life Media telah lalai dan melakukan pelanggaran privasi. Bahkan, seorang anggota Ashley Madison di Texas, AS harus kehilangan nyawanya karena bunuh diri setelah alamat email resminya diumbar oleh sang peretas.

Sony Pictures

Aneka Kasus Kebocoran Data yang Menghebohkan Dari Wikileaks hingga Panama PapersStudio film Sony Pictures juga pernah dibobol oleh para peretas. Lima film besar hasil produksinya bocor di internet akibat ulah para hacker. Film-film itu termasuk Fury (film bertema PD II milik Brad Pitt), Mr. Turner, Still Alice, To Write Love on Her Arms, dan Annie. “Pencurian terhadap konten-konten Sony Pictures Entertainment adalah murni kriminal. Kami sedang bekerjasama dengan pihak berwajib untuk menyelesaikan masalah ini,” kata juru bicara Sony Pictures.

Awal mula insiden pembobolan Sony Pictures yaitu munculnya gambar tengkorak dan sebuah pesan yang berbunyi “Hacked by #GOP” di komputer perusahaan. GOP yang merupakan singkatan dari Guard of Peace mengancam mereka akan merilis berbagai konten rahasia milik Sony Pictures. Para hacker Korea Utara diklaim sebagai pihak yang meretas sejumlah film box office milik Sony Pictures.

Target

Aneka Kasus Kebocoran Data yang Menghebohkan Dari Wikileaks hingga Panama PapersPerusahaan retail Target mengalami kebocoran data sekitar puluhan juta konsumennya. Data-data penting itu meliputi nama, alamat, dan bahkan informasi mengenai kartu kredit konsumen Target.

Target menuai banyak kritikan karena insiden tersebut. Para ahli sekuriti mengkritik Target karena kasus pembobolan data tersebut. Seharusnya, Target dapat melindungi data-data tersebut sebelum insiden tersebut terjadi.

Dalam aksinya, para hacker memanfaatkan mesin point of sale (PoS) yang ada di cabang-cabang toko swalayan itu. Pembobolan itu dilakukan pada saat musim belanja November – Desember 2013 dan sekitar 70 juta data kembali dicuri pada bulan Januari 2014.

Akibat kasus ini, CEO Target Gregg Steinhafel mengundurkan diri dari jabatannya pada bulan Mei 2014.

 

Produk terbaru

Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPerumahan Syariah Ummi Residence
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp 29.900 39.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode27670 - Optimals Oxygen Boost Face Blotting Tissues
Nama BarangOptimals Oxygen Boost Face Blotting Tissues
Harga Rp 29.900 39.000
Anda HematRp 9.100 (23.33%)
Lihat Detail
Rp 139.000 198.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode30348 - Optimals Even Out Face Lotion SPF 30
Nama BarangOptimals Even Out Face Lotion SPF 30
Harga Rp 139.000 198.000
Anda HematRp 59.000 (29.80%)
Lihat Detail
Rp 195.000 198.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals White Skin Youth
Nama BarangOptimals White Skin Youth
Harga Rp 195.000 198.000
Anda HematRp 3.000 (1.52%)
Lihat Detail
Rp 145.000 169.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals Body
Nama BarangOptimals Body
Harga Rp 145.000 169.000
Anda HematRp 24.000 (14.20%)
Lihat Detail
Rp 129.000 179.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals Even Out CC Face Cream SPF 20
Nama BarangOptimals Even Out CC Face Cream SPF 20
Harga Rp 129.000 179.000
Anda HematRp 50.000 (27.93%)
Lihat Detail

Cek resi

Pengiriman