( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0

ALFATIH TIMUR: WADAHI ‘GOTONG ROYONG’ ONLINE LEWAT KITABISA.COM

Senin, Oktober 19th 2015.
Alfatih Timur: Wadahi ‘Gotong Royong’ Online Lewat Kitabisa.com

Alfatih Timur (Founder & CEO, Kitabisa.com). [Foto: Abdul Aziz/InfoKomputer]

Ucapan Bung Hatta pada puluhan tahun lalu tentang sifat masyarakat Indonesia yang guyub, komunal, kolektif, dan gemar bergotong royong masih terbukti hingga saat ini.

Bedanya, di era modern nan serbadigital ini, gotong royong membantu sesama bisa diwujudkan tanpa harus bertemu secara fisik. Salah satu perwujudannya adalah melalui media sosial. Kitabisa.com pun menjadi sarana untuk bergotong royong online untuk melakukan perbuatan baik.

Melalui Kitabisa.com, siapa pun bisa berdonasi dan menggalang dana secara online untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Pihak-pihak mulai dari yayasan/NGO, inisiatif komunitas, sampai gagasan mahasiswa bisa bergotong royong misalnya untuk memberi bantuan saat ada bencana alam, atau sekadar mengumpulkan dana bagi yang membutuhkan.

“Kami ingin mengangkat value gotong royong melalui platform online. Kami percaya bahwa Indonesia bisa melakukan apa pun dengan gotong royong,” tutur Alfatih Timur (Founder dan CEO, Kitabisa.com).

“Di luar negeri, website seperti kami umumnya disebut sebagai crowdfunding,” ujar pria yang memiliki nama panggilan Timmy ini. Namun, Timmy menambahkan, untuk di Indonesia sebenarnya lebih cocok jika inisiatif ini disebut groupfunding karena harus dimulai dari orang terdekat. “Jadi bukan maksudnya orang yang tidak punya uang [lalu] bisa punya uang, bukan begitu,” jelas Timmy kepada InfoKomputer.

Cara kerja Kitabisa.com mungkin lebih mirip pialang atau makelar jual beli. Jadi dalam hal ini Kitabisa.com bisa menjadi alat untuk menggalang dana secara online. Kitabisa.com sekaligus sebagai sarana untuk memudahkan siapa pun berdonasi untuk berbagai jenis kategori.

Bertahan dari Kompetisi

Sebelum mendirikan Kitabisa, Timmy adalah aktivis di berbagai pergerakan sejak mahasiswa. Selain aktif, bisa dibilang pemuda yang masih berusia di bawah 25 tahun ini memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Hal ini terbukti saat SD dan SMA, Timmy masuk dalam kelas akselerasi. Saat berusia 13 tahun ia sudah duduk di bangku SMA, dan pada usia 15 tahun ia resmi menjadi mahasiswa UI jurusan ekonomi.

Inilah yang lantas mengantarkan Timmy berkenalan dengan Prof. Rhenald Kasali yang kala itu sempat menjadi dosennya, sekaligus memungkinkannya bertemu dengan berbagai tokoh penggerak sosial lainnya. Dari situlah Timmy mengetahui jika urusan penggalangan dana menjadi salah satu masalah utama di berbagai pergerakan dan inisiatif sosial.

Padahal di saat yang sama, website crowdfunding sedang marak di luar negeri, Timmy pun melihat hal ini bisa menjadi solusi untuk diterapkan di Indonesia. Ia pun menggabungkan pergerakan sosial dengan kekuatan teknologi digital dan menghubungkan orang-orang baik dalam satu platform di Kitabisa.com.

Alfatih Timur: Wadahi ‘Gotong Royong’ Online Lewat Kitabisa.com

“Kami ingin mengangkat value gotong royong melalui platform online. Kami percaya bahwa Indonesia bisa melakukan apa pun dengan gotong royong,” tutur Alfatih Timur (Founder & CEO, Kitabisa.com).

Di awal pendirian Kitabisa.com dulu, Timmy hanya ditemani oleh seorang admin dan belum menetapkan biaya administrasi untuk kampanye. “Berdua selama enam bulanan, habis itu kita bertemu Co-founder dan banyak mengikuti kompetisi, jadi kita bertahan [secara finansial] dari kompetisi dan lomba,” terang Timmy.

Yang terbaru adalah juara pertama INAICTA 2015. Sebelumnya, Kitabisa.com juga membawa gelar People’s Choice Award dalam DBS–NUS Social Venture Challenge Asia (sebagai satu-satunya peserta dari Indonesia) yang digelar di Singapura pada 2014 silam.

Bisa dibilang Timmy merupakan sosok pekerja keras. Selama 7 x 24 jam, dirinya berfokus di platform online yang live sejak 2013 ini. Hasilnya, hingga artikel ini ditulis, sebanyak 1.352 kampanye sudah terdanai dengan nilai donasi mencapai lebih dari Rp16 juta melalui Kitabisa.com.

Dalam sehari, Kitabisa.com menerima rata-rata sebanyak dua puluh proposal penggalangan dana. Namun, pria bertubuh tinggi ini menuturkan jika yang berhasil didanai berkisar 30 – 40 persennya saja. Pasalnya, Kitabisa.com memang menyeleksi proposal untuk mencegah penggalangan dana yang mencurigakan.

Ini dilakukan salah satunya dengan cara melakukan assesment dan verifikasi untuk setiap pengguna yang akan menggalang dana. Setiap penggalang dana akan dimintai beberapa dokumen seperti scan KTP, melakukan koneksi ke media sosial, dan menyerahkan foto. Timmy juga menambahkan jika yang menentukan individu mendapatkan donasi atau tidak adalah orang-orang yang berada di lingkaran terdekatnya.

Untuk setiap donasi yang terkumpul, Kitabisa mengenakan biaya administrasi (sebanyak 5%) kecuali untuk kategori medical emergency (hanya 2,5%) dan bencana alam (0%). Sebagai social enterprise, Kitabisa.com menggunakan fee ini sebagai penunjang biaya operasional. Timmy pun menargetkan hingga akhir 2016, donasi yang dikumpulkan di Kitabisa.com dapat mencapai hingga Rp20 miliar.

Patungan Genset

Alfatih Timur: Wadahi ‘Gotong Royong’ Online Lewat Kitabisa.com

“Startup harus berlari kencang,” ujar Timmy bersemangat.

Timmy menuturkan, di masa depan, dirinya masih akan berfokus dengan crowdfunding. Ia bersama timnya pun sering bekerja di kala weekend. “Startup harus berlari kencang,” ujarnya bersemangat.

Setiap minggunya, Timmy bersama timnya selalu melakukan review, ia pun menyebut jika penggalangan donasi di Kitabisa.com sebagai proyek masyarakat sehingga harus selalu dimonitor.

Tak dimungkiri, jiwa sosial Timmy menurun dari orang tuanya yang berprofesi sebagai dokter di sebuah desa di Padang, Sumatera Barat. “Saya terbiasa melihat beliau praktik tidak dibayar, tapi dibayar dengan sayur dan buah-buahan,” ujar Timmy.

Pemuda yang dibesarkan di Padang ini pun memiliki prinsip untuk membantu orang lain tidak hanya melalui tindakan memberi. “Karena kalau cuma giving, berarti selesai menerangi tapi ‘membakar’ diri,” ucapnya. Ini berbeda jika harus dilakukan dengan melibatkan orang lain.

Ia pun mengajak semua orang, “daripada mengutuk kegelapan dan menyalakan lilin, lebih baik ‘patungan genset’ di Kitabisa.com.”

 

Produk terbaru

Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPerumahan Syariah Ummi Residence
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp 29.900 39.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode27670 - Optimals Oxygen Boost Face Blotting Tissues
Nama BarangOptimals Oxygen Boost Face Blotting Tissues
Harga Rp 29.900 39.000
Anda HematRp 9.100 (23.33%)
Lihat Detail
Rp 139.000 198.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode30348 - Optimals Even Out Face Lotion SPF 30
Nama BarangOptimals Even Out Face Lotion SPF 30
Harga Rp 139.000 198.000
Anda HematRp 59.000 (29.80%)
Lihat Detail
Rp 195.000 198.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals White Skin Youth
Nama BarangOptimals White Skin Youth
Harga Rp 195.000 198.000
Anda HematRp 3.000 (1.52%)
Lihat Detail
Rp 145.000 169.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals Body
Nama BarangOptimals Body
Harga Rp 145.000 169.000
Anda HematRp 24.000 (14.20%)
Lihat Detail
Rp 129.000 179.000
Order Sekarang » SMS : 087875741110
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeOptimals Even Out CC Face Cream SPF 20
Nama BarangOptimals Even Out CC Face Cream SPF 20
Harga Rp 129.000 179.000
Anda HematRp 50.000 (27.93%)
Lihat Detail

Cek resi

Pengiriman